Peringatan Hari Raya Waisak yang jatuh pada Jumat

May 31, 2010

Dalam kesempatan itu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Denpasar di Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali memberikan remisi khusus kepada tiga narapidana (napi).

“Remisi hanya diberikan kepada tiga warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan ini yang beragama Budha. Masing-masing mendapat pengurangan hukuman 15 hari,” kata Kepala Lapas tersebut, Siswanto.

Remisi merupakan hak narapidana untuk mempercepat masa hukuman, namun hanya diberikan kepada napi yang telah memenuhi persyaratan, jelas Siswanto. Sebagaimana diatur dalam Kepres No.74 tahun 1999, remisi diberikan kepada napi yang telah menjalani masa hukuman minimal enam bulan.

Menurut Siswanto, berdasar usulan yang diajukan Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Bali ke Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta, ditetapkan hanya tiga napi yang mendapat remisi bertepatan Hari Raya Waisak 2554 atau 2010 Masehi.

Mengenai jumlah penghuni lembaga pemasyarakatan di Bali, disebutkan kini mencapai 1.518 orang, terdiri atas 657 tahanan yang masih menjalani proses hukum dan 861 orang berstatus napi. Namun tahun ini hanya tiga napi di Lapas Kerobokan yang mendapatkan remisi Hari Raya Waisak, sedangkan di lapas lainnya tidak seorang pun memperolehnya.

Siswanto mengungkapkan, dengan pemberian remisi itu, diharapkan dapat mendorong semangat warga binaan untuk lebih bisa bersosialisasi mengembangkan diri. “Kami berharap selama menjalani masa hukuman di lapas bisa lebih memperbaiki diri guna mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ucapnya.

Bagi mereka yang belum mendapat remisi, Siswanto berharap agar tak berkecil hati, sebab masih ada kesempatan untuk memperolehnya pada masa mendatang, dengan catatan mampu menunjukkan itikad baik untuk berubah ke arah lebih baik.

“Sepanjang mereka bisa menunjukkan itikad baik untuk berubah, disiplin dan mentaati ketentuan yang ada, tidak melakukan tindakan-tindakan atau melanggar, sudah tentu mereka nantinya akan kami usulkan untuk mendapat remisi,” janji Siswanto yang didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Bali Sumanto.

Penyembunyi Teroris Ibrohim Di Hukum 8 Tahun Penjara

May 31, 2010

Terdakwa Aris Susanto divonis delapan tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, karena terbukti menyembunyikan teroris Ibrohim yang tewas ditembak Densus 88 di Desa Beji, Kecamatan Kedu, Temanggung, 8 Agustus 2009.

“Menghukum terdakwa dengan pidana penjara delapan tahun penjara,” kata Haswandi, selaku ketua majelis hakum, ketika membacakan amar putusan perkara tersebut di PN Jakarta Selatan, Senin.

Vonis tersebut lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dengan sepuluh tahun penjara.

Majelis hakim menyebutkan yang memberatkan dari perbuatan terdakwa, yakni menyulitkan aparat keamanan untuk menemukan pelaku terorisme. “Perbuatan terdakwa menimbulkan citra buruk bagi Republik Indonesia di mata dunia internasional,” katanya.

Perbuatan terdakwa dikenai Pasal 13 Huruf b Peraturan Pemerintah (PP) Pengganti Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Menanggapi putusan itu, terdakwa Aris Susanto menyatakan pikir-pikir untuk melakukan upaya banding ke pengadilan tinggi. “Saya masih pikir-pikir dahulu,” katanya.

Sebelumnya, JPU menyebutkan Aris mencarikan tempat persembunyian untuk Ibrohim, pelaku yang memasukkan bom di Hotel J.W. Marriot dan Ritz Carlton pada 17 Juli 2009.

Kemudian pada Agustus 2009, Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri, menggerebek kediaman pamannya itu, dan terjadi tembak menembak hingga Ibrohim alias Romi alias Boim tewas.

Jaksa penuntut umum menyatakan tindakan terdakwa sudah memenuhi unsur dengan menyembunyikan tindak pidana terorisme, telah terbukti dan terpenuhi.

“Terdakwa dengan sengaja memberikan bantuan atau kemudahan terhadap pelaku tindak pidana terorisme, dengan menyembunyikan pelaku tindak pidana terorisme,” katanya.

Jaksa penuntut umum menyebutkan perbuatan terdakwa mempersulit pihak kepolisian dalam menemukan tindak pidana terorisme, yaitu peledakan bom di Hotel J.W. Marriot dan Ritz Carlton yang mengakibatkan beberapa orang luka-luka dan meninggal.

PN Jaksel Tolak Gugatan Praperadilan Susno

May 31, 2010

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin menolak permohonan praperadilan yang diajukan Komjen Pol Susno Duadji terkait penangkapan dan penahanan dirinya oleh Mabes Polri.

“Menolak permohonan praperadilan untuk seluruhnya,” kata hakim tunggal, Haswandi, di PN Jaksel, Senin.

Hakim menyatakan penangkapan dan penahanan terhadap termohon, adalah sah menurut hukum. “Tuntutan dalam petitum (permohonan praperadilan) dari nomor dua, tiga, empat, ditolak,” katanya.

Hakim berpendapat bahwa penangkapan terhadap termohon tidak hanya berdasarkan laporan polisi dan keterangan saksi saja, tapi berdasarkan keterangan surat dan ahli forensik melalui telepon seluler dan sim card milik termohon.

Fakta yang ada, kata dia, bukti permulaan cukup itu, sudah melebihi dari ketentuan Pasal 17 KUHAP. Pasal 17 KUHAP itu menyebutkan penangkapan dilakukan setelah adanya bukti permulaan yang cukup.

Terkait penahanan, hakim menyebutkan sesuai Pasal 21 KUHAP menyebutkan penahanan dilakukan untuk menghindari melarikan diri, merusak barang bukti, mengulangi perbuatan dan diancam hukuman lima tahun.

Pemohon tidak memenuhi panggilan penyidik pada 6 Mei 2010, penyidik mengindikasikan penahanan dapat dilakukan karena dikhawatirkan akan menghilangkan barang bukti.

Pemohon dikenakan Pasal 5 ayat (2), Pasal 11, Pasal 12 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Pasal 12 huruf a dan b diancam hukuman seumur hidup, minimal empat tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara serta denda Rp200 juta,” katanya.

“Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berpendapat penahanan adalah sah menurut hukum,” katanya.

Seusai persidangan, kuasa hukum Susno Duadji, Ari Yusuf Amir menyatakan pikir-pikir untuk melakukan upaya banding. “Kami masih pikir-pikir melakukan upaya hukum,” katanya.

Israel Bantai 19 Relawan

May 31, 2010

Setidaknya 19 warga sipil tewas dalam serangan mematikan angkatan laut Israel terhadap aktivis pro-Palestina di kapal pada konvoi armada menuju Gaza, menurut laporan televisi Saluran 10 Israel.

Sejumlah pengamat mengatakan jumlah korban mungkin bisa bertambah dalam operasi militer negara Yahudi yang dikecam masyarakat internasional itu.

Armada kapal tersebut membawa barang-barang bantuan termasuk obat-obatan untuk rakyat Gaza dan sejumlah aktivis pro-Palestina. Sejumlah pegiat dari Indonesia termasuk dalam armada itu.

Sementara itu ribuan warga Turki menggelar aksi protes di Istanbul Senin menentang serangan pasukan Israel terhadap misi bantuan internasional ke Gaza, yang semula diwartakan setidaknya 10 orang tewas, kemudian 16 dan terakhir 19 orang.

Sambil membawa bendera Palestina dan Turki, mereka berjalan di jalan-jalan raya dan meneriakkan slogan=slogan menentang pembunuhan orang-orang di kapal yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza itu.

Para pemrotes mulai berdemonstrasi dari kantor konsulat jenderal Israel di kawasan Levent, Istanbul, dan kemudian mengarah ke pusat kota di lapangan Taksim.

Pada Ahad pagi sekitar pukul 05:00 waktu setempat, ratusan orang mulai menyerang konsulat Israel di Istanbul berkaitan campur tangan Israel terhadap armada bermisi kemanusiaan itu.

Ratusan orang terdiri para pendukung dan keluarga relawan yang berada di kapal tersebut berkumpul di depan konjen Israel di kawasan Levent.

Mereka meneriakkan slogan-slogan dan mengatakan kasus itu membuat kapal-kapal tersebut tak bisa memasuki Gaza, dan itu berarti Israel melanggar hak asasi manusia (HAM).

Saat mendengar campur tangan Israel terhadap penumpang kapal “Mavi Marmara” (Marmara Biru), beberapa pemrotes memanjat barikade dan mulai melemparkan batu ke jendela gedung konsulat.

2014 Puncak Produksi Minyak Dunia

May 31, 2010

Produksi minyak terancam segera berakhir. Pasalnya, sejumlah ilmuwan Kuwait memprediksikan bahwa produksi minyak dunia akan mencapai puncaknya pada 2014. Itu berarti, setelah mencapai puncak, aktivitas produksi minyak akan terus menurun hingga tiba di satu titik ketika minya sudah benar-benar tidak bisa diproduksi lagi.

Dilansir VIVAnews, harga minyak mentah dunia sendiri belakangan ini kembali menunjukkan tren kenaikan setelah sempat anjlok hingga level di bawah US$ 40 per barel pada awal 2009 seiring anjloknya permintaan global akibat resesi ekonomi dunia. Harga minyak pernah mencapai level tertinggi di atas US$ 130 pada pertengahan 2008.

Sekarang, setelah setahun lewat, harga minyak mentah terus bergerak naik hingga sudah melewati level US$ 80 per barel. Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan kenaikan harga ini akibat mulai pulihnya perekonomian dunia, termasuk pertumbuhan akibat modernisasi ekonomi Cina dan India.

Pemerintah Indonesia termasuk yang mulai cemas dengan tren kenaikan harga minyak mentah dunia. Gara-gara kenaikan harga itu, Menteri Keuangan harus menambah subsidi energi di APBN 2010, baik berupa subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan subsidi listrik. Tambahan subsidi ini segera dibahas dengan DPR.

Hasil kajian ilmuwan Kuwait – salah satu negara produsen minyak utama dunia – merupakan versi terbaru dari perhitungan “model Hubert” yang cukup dikenal untuk meramalkan produksi minyak. Akurasi model ini pernah teruji pada 1956 untuk menghitung cadangan minyak AS yang diperkirakan akan mencapai puncaknya dalam tempo 20 tahun.

Banyak peneliti di dunia memakai “model Hubbert” untuk memprediksi kapan produksi minyak di seluruh dunia mencapai puncaknya. Beberapa peneliti mengatakan produksi sudah mencapai puncak. Namun, peneliti lainnya berpendapat produksi minyak masih bisa puluhan tahun lagi, sebelum anjlok.

Proyeksi soal produksi minyak ini memang beragam. Peneliti Swedia menyatakan bahwa produksi minyak bakal mencapai puncak antara 2008 – 2018. Beberapa perusahaan minyak dan konsultan, seperti Cambridge Energy Research Associates telah berspekulasi puncak produksi minyak terjadi beberapa waktu setelah 2020.
Satu-satunya yang disepakati: “Minyak adalah sumber daya yang terbatas dan yang sangat berharga.”

Fisikawan Caltech, David Goodstein menilai prediksi terbaru itu memang serius, meski baru perkiraan. “Tentu, ada ketidakpastian dalam perkiraan besar semacam ini, tetapi prediksi ini mirip dengan yang saya lihat,” kata Goodstein seperti dikutip LiveScience, 12 Maret 2010.

Para ilmuwan Universitas Kuwait dan Kuwait Oil Company mengadopsi sebuah pendekatan terbaru yang juga mencakup “model Hubbert”, termasuk siklus produksi atau kurva berbentuk lonceng yang menunjukkan naik-turunnya sumber daya energi tak terbarukan ini.

Mereka memakai model baru untuk mengukur puncak produksi minyak berdasarkan pola produksi 47 negara produsen minyak utama dunia. Mereka juga mengambil data dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), yang mengontrol 35 persen cadangan minyak dunia.

Semula model penghitungan mengasumsikan siklus produksi hanya sekali. Padahal, secara historis kenyataannya sebagian besar negara produsen minyak mengalami naik turunnya produksi lebih dari sekali. Siklus ini sangat tergantung pada inovasi teknologi baru industri minyak, peraturan pemerintah, serta kondisi ekonomi politik suatu negara.

Contohnya Meksiko. Negara yang cukup lama menjadi eksportir minyak ini tengah mengalami penurunan produksi. Bahkan diperkirakan akan jadi importir minyak dalam beberapa dekade mendatang. Padahal, itu terjadi lantaran minim teknologi eksplorasi minyak, serta ketidakjelasan aturan larangan bagi perusahaan minyak asing berinvestasi.

Tumpahan Minyak di Perairan Singapura semakin Meluas

May 29, 2010

Tumpahan minyak di perairan Singapura sejak Selasa (28/5) lalu telah meluas ke dua wilayah lain di Singapura, termasuk lahan basah Chek Jawa di Pulau Ubin, Jumat (28/5). Lahan basah Chek Jawa merupakan tempat tinggal berbagai ekosistem unik, sekaligus tempat perlindungan beberapa tanaman dan hewan yang di masa lalu bukanlah spesies langka di Singapura.

Otoritas Pelabuhan dan Maritim (MPA) Singapura, seperti dikutip dari laman Straits Times mengatakan, sedang bekerja sama dengan Malaysia dan Indonesia untuk mengatasi tumpahan minyak akibat tubrukan kapal tanker minyak MT Bunga Kelana3 dengan angkutan muatan curah MVWaily pada Selasa pagi pada jarak 13 kilometer dari Changi East.

Kapal tanker MT Bunga Kelana3 saat itu, sedang membawa 62 ribu ton minyak mentah. Wilayah yang terkena tumpahan saat ini berada di utara. Hal ini menunjukkan, bahwa arus laut dan angin mendorong minyak menuju perairan barat laut Singapura.

Lokasi pada jarak 700 meter memanjang dari Changi Beach juga terkena tumpahan minyak. Akibatnya sekarang wilayah tersebut tertutup untuk perenang. Menurut media Malaysia, tumpahan minyak juga telah mencapai Teluk Ramunia di tenggara Johor, Malaysia.

Badai Landa El salvador dan Nikaragua

May 29, 2010

Badai melanda El Salvador dan Nikaragua, Jumat (28/5). Akibat serangan badai tersebut, seorang perempuan tewas dan sekitar 2.000 orang terpaksa mengungsi. Badai disebabkan menguatnya suhu rendah. Badai ini menjadi yang pertama di musim topan Pasifik pada 2010.

Menurunnya suhu di lepas pantai Pasifik Guatemala dan Meksiko Selatan menyebabkan turunnya hujan lebat di wilayah Amerika Tengah. Sungai-sungai pun meluap dan membahayakan perumahan penduduk.

Pusat Badai Nasional Amerika Serikat mengatakan, jaringan suhu rendah itu tampaknya berkembang menjadi depresi tropika pada Sabtu (29/5) ini, dan diprediksikan akan menjadi badai tropika pada Minggu (30/5) besok.

Seorang wanita 48 tahun terseret arus setelah dia berusaha menyeberang sungai di Nikaragua tengah-utara, kata Kolonel Gilberto Navarez, wakil direktur pertahanan sipil negara. Lebih dari 150 orang tewas di El Salvador November lalu, setelah badai Ida memicu banjir besar dan tanah longsor di negara tersebut.

PKS Harap Anas Intensif Bangun Komunikasi Politik

May 29, 2010

Partai Keadilan Sejahtera berharap terpilihnya Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2010-2015 bisa membangun komunikasi politik yang lebih intensif di antara kedua partai.

Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Sidiq mengatakan, dengan terpilihnya Anas sebagai Ketua Umum Partai Demokrat diharapkan ada pendekatan yang lebih terbuka dan egaliter.

“Kami harapkan Anas bisa membangun komunikasi dengan partai anggota koalisi, khususnya PKS, baik secara formal maupun secara tidak formal,” kata Mahfudz Sidiq di Gedung DPR, Jakarta, Kamis.

Menurut Mahfudz, mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ini adalah pribadi yang luwes dan bisa melakukan komunikasi, baik formal maupun informal.

Sebelum mengikuti Kongres II Partai Demokrat di Bandung pada 21-23 Mei 2010, menurut dia, Anas sering melakukan komunikasi dengan dengan kader PKS.

Mantan Wakil Ketua Panitia Angket Bank Century ini menilai dengan terpilihnya Anas Urbaningrum, maka Partai Demokrat memiliki dua kelebihan yang menjadi aset dalam menghadapi Pemilu 2014.

Kedua kelebihan itu adalah, Anas sebagai pemimpin muda yang transformatif serta dalam konteks pemimpin muda Partai Demokrat miliki aset penting menghadapi Pemilu 2014.

Diakui Mahfudz, siapa pun yang terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2010-2015 tidak jadi masalah bagi PKS. “Kami menilai magnet utama Partai Demokrat hingga 2014 masih pada Pak Susilo Bambang Yudhoyono,” katanya.

Kontrak politik yang ditandatangani PKS sebagai anggota koalisi, kata dia, juga dengan Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, PKS berharap dengan terpilihnya Anas Urbaningrum bisa membangun komunikasi politik yang lebih intensif.

Sebanyak 646.000 Honda Jazz di Dunia Resmi Ditarik

May 29, 2010

Pabrik Produsen Mobil Honda, akhirnya resmi mengumumkan menarik produksi Honda Jazz atau Fit dari seluruh dunia. Total unit yang ditarik kembali mencapai 646.000 mobil. Seperti dilansir Associated Press (AP)/VIVAnews, Sabtu (30/1) penarikan produk keluaran tahun 2001-2008 itu dipicu cacat produksi pada tombol jendela.

Cacat produksi pada tombol jendela itu, memicu arus pendek dan menimbulkan kebakaran. Dalam pernyataan tertulisnya, Honda mengkhawatirkan kondisi terburuk itu bisa terjadi pada saat cuaca ekstrim, terutama pada saat hujan deras dan salju.

Bila air yang masuk melalui jendela itu dalam jumlah besar, seperti dikarenakan mencairnya salju atau banjir, maka tombol jendela dekat posisi stir akan menyebabkan arus pendek, panas tinggi, dan terbakar. Penarikan produk jenis ini bisa berakibat pada tipe sejenis di beberapa negara terutama, Asia, Amerika Latin, Eropa, Afrika Selatan dan Amerika Utara.

Amerika Serikat sendiri sudah menyatakan, resmi menarik sekitar 140.000 unit. Begitu juga dengan Inggris yang menyatakan, akan menarik produk hatchbacks itu. Kasus di Afrika Selatan yang memicu penarikan produk ini, terjadi pada September 2009. Peristiwa ini merenggut nyawa anak berumur dua tahun, bernama Vanilla Nurse di Afrika Selatan. Vanilla sedang tidur saat mobil itu terbakar.

Penarikan ini muncul, di saat pengguna Toyota juga dikhawatirkan dengan sejumlah kasus kematian karena kesalahan produksi. Sebelumnya, Amerika Serikat menerima 19 laporan kematian, akibat pedal gas Toyota terus tertekan sementara pengendara sudah menarik kakinya.

George Junus Aditjondro akhirnya memenuhi panggilan Polres Jakarta Selatan

May 26, 2010

Penulis buku kontoversial ‘Membongkar Gurita Cikeas’ George Junus Aditjondro akhirnya memenuhi panggilan Polres Jakarta Selatan, Selasa (25/5). Sebelumnya, George dua kali mangkir dari pemeriksaan kasus penganiayaan ringan dan pencemaran nama baik terhadap anggota Fraksi Demokrat DPR Ramadhan Pohan.

“Sebenarnya hari saya juga masih sakit dan dalam proses penyembuhan,” kata George. George didampingi pengacara dan tiba pukul 10.15 WIB kepada VIVAnews.

George mengatakan tidak datang memenuhi panggilan sebelumnya bukan karena tidak patuh pada hukum. Tapi, kata dia, karena benar-benar sedang sakit. George sendiri belum mau bicara mengenai kasusnya. Dia minta wartawan bertanya soal itu ke pengacara. Saat ini, George sudah berada di ruang pemeriksaan. Belum diketahui berapa lama jadwal pemeriksaan ini.

Kasus yang mengaitkan nama George bermula dari insiden antara George dan Pohan ketika peluncuran buku ‘Membongkar Gurita Cikeas’ di Doekoen Cafe, Pancoran, Jakarta Selatan, 30 Desember 2009.

Kedua tokoh adu mulut yang berujung aksi George mengibaskan kertas ke wajah Pohan yang memang pada waktu itu tidak diundang panitia peluncuran buku, aktivis Petisi 28 itu. Aksi inilah yang kemudian dianggap Pohan sebagai penganiayaan dan dia melaporkannya ke polisi. George membantah telah memukul wajah Pohan.

Aktivis petisi 28 sebagai panitia penyelenggara peluncuran buku kemudian balik melaporkan Pohan ke Polda Metro Jaya pada Rabu 17 Februari 2010. Pelaporan dilakukan atas dugaan provokasi dan perbuatan tidak menyenangkan ketika Pohan hadir dalam acara itu.